AniSoft - Pada hari sabtu 14 November 2015 pagi hari di pantai barat daya jepang mengalami gempa berkekuatan 7 Skala Richter yang memicu stunami kecil. Hal tersebut disampaikan oleh Japan Meteorological Agency (JMA).
Jepang Badan Meteorologi (JMA) mengatakan 30cm (1ft) tsunami telah didaftarkan di pulau Nakanoshima selatan, bagian dari prefektur Kagoshima.Tidak ada laporan segera kerusakan atau cedera.
Sebuah peringatan tsunami dikeluarkan untuk Kagoshima dan Satsunan pulau kemudian diangkat. Gempa terjadi pada kedalaman sekitar 10 km (enam mil).
The US Geological Survey mengatakan itu beberapa 159km selatan-barat dari kota Makurazaki.
Pada tahun 2011, sebuah gempa bumi besar menyebabkan tsunami yang menewaskan lebih dari 18.000 orang tewas atau hilang di utara-timur Jepang.
Beberapa 230.000 orang belum kembali ke kota asal mereka sejak bencana.
Seperti dimuat oleh BBC, Sabtu (14/11/2015), gempa yang menerjang tersebut memicu gelombang tsunami setinggi 30 sentimeter atau sekira 1 kaki. Gelombang tersebut terdeteksi di utara pulau Nakanoshima, bagian dari perfektur Kagoshima.
Sebelumnya ketika gempa menerjang, peringatan tsunami langsung diberikan di wilayah Akgoshima serta Kepulauan Satsunan. Gempa tersebut terjadi di kedalaman 10 kilometer atau sekira enam mil di bawah permukaan laut.
Kekhawatiran akan terjadinya tsunami tidaklah berlebihan. Pada 2011 gempa besar yang menerjang Jepang disusul oleh gelombang Tsunami yang menelan korban meninggal dan hilang kurang lebih 18 ribu jiwa.
Selain itu, kekhawatiran gempa yang akan menyerang reaktor nuklir juga muncul. Namun, operator reaktor nuklir di Pulau Kyushu menegaskan gempa tersebut tak membuat kerusakan pada reaktor nuklir.
Sumber Okezone


0 Comments